Pengertian Perihal: Sahabat HomeSchooling, Apa Itu Perihal?

Sahabat HomeSchooling, apakah kamu pernah mendengar kata perihal? Perihal adalah kata yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Namun, apakah kamu tahu apa arti sebenarnya dari perihal? Mari kita bahas lebih lanjut tentang pengertian perihal.

Definisi Perihal

Perihal adalah kata yang berasal dari bahasa Arab, yaitu perihalah. Secara bahasa, perihal memiliki arti pengaturan, penyusunan, atau penyampaian pesan dalam bentuk surat atau dokumen tertulis.

Sedangkan menurut kamus besar Bahasa Indonesia, perihal memiliki beberapa arti, di antaranya adalah:

No. Arti
1 Hal, urusan, atau perkara
2 Bahasan atau topik pembicaraan
3 Subjek atau judul surat atau dokumen tertulis

Sahabat HomeSchooling, itu adalah beberapa arti dari perihal yang dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Fungsi Perihal

Perihal memiliki banyak fungsi, di antaranya adalah:

1. Mempermudah Pengorganisasian Dokumen

Dengan adanya perihal pada dokumen tertulis, maka kita dapat dengan mudah mengorganisasikan dokumen tersebut berdasarkan topik atau subjek pembicaraannya. Hal ini akan mempermudah kita dalam mencari dokumen tersebut jika dibutuhkan di kemudian hari.

2. Memudahkan Komunikasi

Perihal pada surat atau email sangat penting untuk memudahkan penerima dalam memahami isi pesan yang ingin disampaikan. Dengan adanya perihal, maka penerima dapat langsung mengetahui topik atau subjek pembicaraannya tanpa harus membaca seluruh isi pesan.

3. Menjadi Identitas Dokumen

Perihal juga berfungsi sebagai identitas dokumen. Sebagai contoh, jika kita ingin mencari dokumen tertentu dalam arsip, kita dapat mencarinya berdasarkan perihalnya.

4. Memperjelas Pesan

Perihal dapat digunakan untuk memperjelas atau mengurangi ambiguitas dalam pesan yang ingin disampaikan. Dalam hal ini, perihal pada surat atau dokumen tertulis dapat menyampaikan pesan yang lebih jelas dan tepat sasaran.

5. Meningkatkan Profesionalisme

Perihal pada surat atau dokumen tertulis juga dapat meningkatkan profesionalisme dalam berkomunikasi. Dengan adanya perihal, maka kita dapat menyampaikan pesan dengan lebih jelas dan terstruktur, sehingga pesan yang disampaikan terlihat lebih profesional.

Cara Menyusun Perihal yang Baik

Sahabat HomeSchooling, kini kita sudah mengetahui pengertian dan fungsi perihal. Namun, apakah kamu tahu bagaimana cara menyusun perihal yang baik? Berikut adalah tips untuk menyusun perihal yang baik:

1. Jangan Terlalu Singkat atau Panjang

Perihal yang terlalu singkat dapat membuat penerima tidak memahami isi pesan yang ingin disampaikan. Sebaliknya, perihal yang terlalu panjang dapat membuat penerima malas untuk membacanya. Oleh karena itu, usahakan untuk menyusun perihal yang tidak terlalu singkat atau panjang.

2. Gunakan Kata-kata yang Tepat

Perihal harus mencerminkan isi pesan yang ingin disampaikan dengan tepat. Gunakan kata-kata yang tepat dan jelas sehingga penerima dapat langsung memahami topik atau subjek yang akan dibicarakan.

3. Sertakan Nomor Surat (Jika Ada)

Jika perihal pada surat, sertakan nomor surat pada perihal. Hal ini akan mempermudah penerima dalam mencari surat yang dimaksud jika dibutuhkan di kemudian hari.

4. Hindari Penggunaan Kata-kata yang Berlebihan

Hindari penggunaan kata-kata yang berlebihan pada perihal. Gunakan kata-kata yang sederhana dan mudah dipahami agar perihal terlihat lebih profesional.

5. Sertakan Tanggal (Jika Diperlukan)

Jika perihal pada surat atau dokumen tertulis berkaitan dengan tanggal, sertakan tanggal pada perihal. Hal ini akan mempermudah penerima dalam memahami pesan yang ingin disampaikan.

FAQ: Pertanyaan seputar Perihal

1. Apakah perihal hanya ada pada surat atau dokumen tertulis?

Ya, perihal biasanya hanya ada pada surat atau dokumen tertulis. Namun, dalam beberapa kasus, perihal juga dapat digunakan pada email.

2. Apa bedanya antara perihal dan subjek?

Perihal dan subjek pada dasarnya memiliki arti yang sama, yaitu topik atau subjek pembicaraan. Namun, perihal biasanya digunakan pada surat atau dokumen tertulis, sedangkan subjek lebih sering digunakan pada email.

3. Apakah perihal harus selalu ada pada surat atau dokumen tertulis?

Tidak selalu. Namun, perihal sangat penting pada surat atau dokumen tertulis agar pesan dapat disampaikan dengan jelas dan tepat sasaran.

4. Apakah perihal harus ditulis dalam bahasa Indonesia?

Tidak selalu. Jika surat atau dokumen tertulis ditujukan kepada pihak asing, maka perihal dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa lainnya.

5. Bagaimana cara mencari dokumen tertentu berdasarkan perihal?

Untuk mencari dokumen tertentu berdasarkan perihal, kita dapat menggunakan fitur pencarian pada komputer atau mencari dokumen tersebut berdasarkan abjad perihalnya pada arsip.

Kesimpulan

Sahabat HomeSchooling, itulah pengertian perihal beserta fungsi dan cara menyusun perihal yang baik. Dengan adanya perihal pada surat atau dokumen tertulis, kita dapat memperjelas pesan yang ingin disampaikan dan meningkatkan profesionalisme dalam berkomunikasi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu. Sampai jumpa di artikel menarik lainnya!