Pengertian Qada dan Qadar

Halo sahabat homeschooling, kita semua pasti sudah tak asing lagi mendengar istilah qada dan qadar. Namun, apakah sahabat semua benar-benar paham tentang makna dari kedua istilah tersebut? Dalam artikel kali ini, kita akan membahas secara lengkap tentang pengertian qada dan qadar. Yuk, simak sampai habis artikel ini!

Apa itu Qada?

Qada adalah salah satu kata dalam bahasa Arab yang memiliki arti ketetapan atau putusan. Qada juga bisa diartikan sebagai ketetapan Tuhan atau takdir yang sudah ditentukan sebelumnya. Hal ini bisa terjadi dalam berbagai aspek kehidupan manusia, mulai dari nasib, kesehatan, kekayaan, hingga ajal manusia.

Dalam Islam, manusia diharapkan menerima qada sebagai bagian dari keimanan kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Dengan menerima qada, manusia diharapkan bisa merelakan segala yang telah terjadi dan berusaha memperbaiki diri dalam menghadapi takdir yang sudah ditentukan tersebut.

Sebagai seorang muslim, kita seharusnya tidak meratapi keadaan yang sudah ditetapkan oleh Allah melainkan selalu merenungi dan mencari hikmah dari setiap peristiwa.

Apa itu Qadar?

Selain qada, ada juga istilah qadar dalam ajaran Islam. Qadar berasal dari kata al-qadr yang memiliki arti ketentuan atau pengaturan. Qadar bisa diartikan sebagai bentuk rencana atau skenario yang sudah ditentukan oleh Allah untuk semua makhluk yang ada di dunia.

Dalam qadar, Allah sudah menentukan sebelumnya segala sesuatu yang akan terjadi di dunia, termasuk nasib, umur, rejeki, kesehatan, dan lain sebagainya. Bahkan, Allah sudah menentukan segala sesuatu yang terkait dengan kehidupan manusia tersebut sejak manusia ini belum lahir.

Namun, bukan berarti manusia tidak punya tugas dan tanggung jawab dalam kehidupannya. Sebaliknya, manusia tetap diharapkan untuk berusaha dan berdoa agar kehidupannya bisa lebih baik, meskipun sudah ada rencana qadar yang telah ditetapkan sebelumnya.

Beda Qada dan Qadar

Setelah mengetahui pengertian qada dan qadar, tentunya sahabat homeschooling bertanya-tanya apa bedanya keduanya. Qada adalah ketetapan atau putusan Allah yang sudah terjadi dan tidak bisa diubah oleh manusia. Sedangkan qadar adalah rencana atau skenario yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Allah yang masih bisa berubah karena ada usaha manusia atau doa yang dipanjatkan.

Dalam Islam, qada dan qadar sering dijadikan sebagai pedoman hidup dalam menjalani kehidupan. Ketika manusia dapat menerima qada dan qadar dengan baik, maka hidupnya akan lebih tenang dan penuh dengan keikhlasan.

FAQ: Pertanyaan seputar Qada dan Qadar

No. Pertanyaan Jawaban
1. Apakah manusia bisa mengubah qada? Tidak, manusia tidak bisa mengubah qada yang sudah ditetapkan oleh Allah.
2. Apa saja yang termasuk dalam qadar Allah? Semua aspek kehidupan manusia, termasuk nasib, umur, rejeki, kesehatan, dan lainnya.
3. Apakah manusia harus pasrah dengan qada dan qadar? Manusia harus menerima qada dan qadar sebagai bagian dari keimanan kepada Allah, namun tetap dianjurkan untuk berusaha dan berdoa agar hidupnya lebih baik.
4. Bagaimana cara menerima qada dan qadar dengan baik? Dengan merenungi dan mencari hikmah dari setiap kejadian yang terjadi.
5. Apakah qada dan qadar hanya berlaku untuk manusia muslim? Tidak, qada dan qadar berlaku untuk seluruh makhluk yang ada di dunia.

Tips Menerima Qada dan Qadar dengan Baik

Setelah memahami pengertian qada dan qadar, mari kita simak tips-tips untuk bisa menerima qada dan qadar dengan baik:

1. Selalu Berdoa

Mintalah kepada Allah untuk memberikan kekuatan dalam menghadapi segala keadaan yang sudah ditetapkan-Nya.

2. Tetap Berusaha

Usaha yang kita lakukan tetap penting meskipun sudah ada qadar yang sudah ditentukan sebelumnya. Kita harus tetap berusaha dan berdoa agar hidup kita lebih baik.

3. Terus Belajar

Kita harus terus belajar dan merenungi setiap kejadian yang terjadi agar bisa meraih hikmah dan pelajaran dari setiap peristiwa.

4. Mengembangkan Keterampilan Diri

Saat menghadapi qada dan qadar, kita harus belajar untuk mengembangkan keterampilan diri agar bisa meraih kesuksesan dalam hidup.

5. Bersyukur atas Apa yang Telah Diberikan

Terlepas dari keadaan yang sudah ditetapkan, kita harus tetap bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Allah.

Kesimpulan

Qada dan qadar adalah dua konsep dalam Islam yang penting untuk dipahami. Qada diartikan sebagai ketetapan atau putusan yang telah ditetapkan Allah, sementara qadar adalah rencana atau skenario yang diatur oleh Allah. Dalam menghadapi qada dan qadar, kita harus selalu berdoa, tetap berusaha, terus belajar, mengembangkan keterampilan diri, dan bersyukur atas apa yang telah diberikan. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat dan menjadi panduan bagi sahabat homeschooling untuk menjalani hidup dengan penuh keikhlasan. Sampai jumpa di artikel menarik lainnya!