Pengertian Sampah Organik dan Non Organik

Salam Sahabat HomeSchooling, dalam kehidupan sehari-hari kita tentu sering mendengar kata sampah. Sampah sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah sampah organik dan non organik. Apa itu sampah organik dan non organik? Simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Sampah Organik

Sampah organik adalah jenis sampah yang berasal dari bahan-bahan yang dapat terurai secara alami. Contoh sampah organik antara lain sisa makanan, daun, kayu, kulit buah, dan sayuran.

Sampah organik merupakan jenis sampah yang mudah terurai di alam dan dapat digunakan sebagai pupuk yang baik untuk tanaman. Dengan memilah sampah organik ini, kamu bisa mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan.

Cara Membuang Sampah Organik

Untuk membuang sampah organik, kamu bisa memanfaatkan komposter atau tempat pengomposan. Komposter merupakan alat yang digunakan untuk menguraikan sampah organik menjadi pupuk tanaman.

Cara menggunakan komposter cukup mudah. Kamu bisa memasukkan sampah organik ke dalam komposter dan biarkan beberapa waktu hingga menjadi pupuk yang baik untuk tanaman.

Tips: Sebelum memasukkan sampah organik ke dalam komposter, pastikan sampah tersebut tidak mengandung benda-benda asing seperti plastik atau logam.

Pengertian Sampah Non Organik

Sampah non organik adalah jenis sampah yang tidak dapat terurai secara alami dan biasanya diperoleh dari bahan-bahan buatan manusia. Contoh sampah non organik antara lain plastik, kaca, logam, dan kertas.

Sampah non organik merupakan jenis sampah yang sulit terurai di alam dan cenderung menghasilkan gas beracun ketika dibuang ke tempat pembuangan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilah sampah dan membuang sampah non organik ke tempat pembuangan yang tepat.

Cara Membuang Sampah Non Organik

Untuk membuang sampah non organik, kamu bisa menggunakan tempat pembuangan sampah yang sudah tersedia di lingkungan sekitar. Tempat pembuangan biasanya terdiri dari beberapa jenis, mulai dari sampah berwarna hijau untuk sampah organik dan sampah berwarna biru untuk sampah non organik.

Pastikan kamu membuang sampah non organik ke tempat pembuangan yang tepat agar tidak menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan.

Perbedaan Sampah Organik dan Non Organik

Perbedaan utama antara sampah organik dan non organik adalah kemampuan terurai di alam. Sampah organik mudah terurai dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pupuk tanaman, sedangkan sampah non organik sulit terurai dan membutuhkan waktu yang lama untuk terurai.

Sampah non organik juga menghasilkan bahan beracun yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia jika tidak dibuang dengan benar. Oleh karena itu, penting sekali untuk memilah sampah dan membuangnya ke tempat pembuangan yang tepat.

Bagaimana Memilah Sampah?

Memilah sampah merupakan salah satu cara untuk mengurangi jumlah sampah dan membantu menjaga kebersihan lingkungan. Memilah sampah juga memudahkan proses pengolahan sampah dan membuatnya lebih efisien.

Kamu bisa memilah sampah menjadi sampah organik dan sampah non organik. Sampah organik bisa diolah menjadi pupuk tanaman, sedangkan sampah non organik bisa didaur ulang menjadi produk baru.

FAQ (Frequently Asked Questions)

No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa itu sampah organik? Sampah organik adalah jenis sampah yang berasal dari bahan-bahan yang dapat terurai secara alami.
2. Apa itu sampah non organik? Sampah non organik adalah jenis sampah yang tidak dapat terurai secara alami dan biasanya diperoleh dari bahan-bahan buatan manusia.
3. Bagaimana cara membuang sampah organik? Kamu bisa memanfaatkan komposter atau tempat pengomposan untuk membuang sampah organik.
4. Bagaimana cara membuang sampah non organik? Kamu bisa menggunakan tempat pembuangan sampah yang sudah tersedia di lingkungan sekitar.
5. Apa perbedaan antara sampah organik dan non organik? Perbedaan utama antara sampah organik dan non organik adalah kemampuan terurai di alam.

Kesimpulan

Sampah organik dan non organik adalah dua jenis sampah yang perlu diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Memilah sampah dan membuangnya ke tempat pembuangan yang tepat dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan manusia.

Semoga Bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya.